Sebagaimana kita ketahui, otak terdiri dari bagian kiri dan kanan. Otak kiri merupakan tempat untuk melakukan fungsi akademik seperti baca-tulis, hitung/matematika, daya ingat (nama, waktu, dan peristiwa) logika dan analisis.
Sedangkan otak kanan berkaitan dengan perkembangan artisitk dan kreatif, perasaan, gaya bahasa, irama musik, imajinasi, lamunan, warna, sosialisasi serta pengembangan kepribadian.
Otak manusia sendiri berkembang pesat saat bayi lahir hingga berumur 5 tahun. Sebagian otak memang sudah terhubung untuk mengatur pergerakan tubuh, misalnya denyut jantung dan pernafasan. Sedang milyaran simpul saraf belum memiliki fungsi khusus dan belum terhubung. Ketika dirangsang dengan mainan, simpul saraf ini langsung membentuk hubungan. Sekitar 400 trilyun simpul saraf berbentuk selama 3 tahun pertama kehidupan manusia, dan 2 tahun kemudian merupakan waktu yang efektif untuk pengembangan. Bila tidak dimanfaatkan oleh orang tua sebaik-baiknya maka kesempatan untuk mempunyai anak ber IQ tinggi pun terbuang percuma.
Mencermati semua itu, maka untuk mengoptimalkan perkembangan kedua belah otak kanan dan kiri, stimulasi yang diberikan harus seimbang dan justru pendidikan dan permainan yang diberikan dirumah oleh orang tua kepada anak sejak kecil lah yang membuat anak memiliki IQ tinggi. Demkian dikemukanan oleh Prof Craig Ramey, pakar psikologi yang tergabung dalam Asosiasi Psikologi Amerika.
Berkaitan dengan usaha untuk memaksimalkan kecerdasan dan kreativitas anak, PUZZLE adalah salah satu bentuk permainan yang sangat dipercaya sebagai media yang bisa membantu mengembangkan kecakapan motorik halus dan dengan koordinasi antara tangan dan mata, menata puzzle menjadi sebuah bentuk hewan, pesawat, kapal, dsb. Ketika bermain PUZZLE bersama teman atau orangtuanya, ia akan belajar berimajinasi, berkomunikasi dan bekerjasama dengan orang lain. Dan ketika ia bisa membentuk benda yang diinginkan, maka semua itu akan meningkatkan rasa percaya diri sikecil, sebagai salah satu dasar untuk meningkatkan kecerdasan dan kreativitas anak.
Kegiatan bermainan memberi anak pengalaman yang berhadapan dengan masalah-masalah dan menganggapnya sebagai tantangan yang menggairahkan. Dengan harapan kelak ketika tumbuh menjadi dewasa yang optimistic, cerdas dan kreatif dalam menghadapi kendala-kendala kehidupan. Karena apa yang dipelajari seorang anak melalui kegiatan bermain sangat potensial dalam mempengaruhi caranya bertingkah laku, termasuk memecahkan masalah, kelak dimasa dewasa.
Para pakar menyatakan, ”Anak-anak pada rentang usia 4 sampai dengan 13 tahun, karena belum banyak mengecap asam garam dunia, hatinya masih murni, merupakan masa dengan daya ingat yang paling kuat selama hidupnya. Jika pada masa keemasan ingatan ini memperoleh pendidikan yang baik, akan sangat bermanfaat untuk sepanjang hidupnya.”
Setiap orang tua selalu mengharapkan anaknya cerdik, pandai dan arif melebihi anak lain. Para pakar menyatakan, sekalipun kearifan seorang anak sangat erat hubungannya dengan genetika bawaan, namun banyak sekali penelitian ilmiah menunjukkan bahwa pembinaan setelah lahir juga merupakan faktor sangat penting yang tidak boleh diabaikan.
Merangsang pertumbuhan dengan pendidikan dalam kandungan
Para dokter menyatakan, bayi dalam kandungan usia tiga bulan sudah mempunyai perasaan, empat bulan sudah mampu merasakan suara dari luar. Suara dari luar ini akan terus merangsang organ indera anak dalam kandungan dan mendorong pertumbuhannya, mempunyai peran yang penting bagi pertumbuhan intelegensi. Pada dasarnya cerebral cortex (bagian otak yang penting untuk mengingat, memperhatikan, menyadari, berpikir, mengerti bahasa dan lain sebagainya) bayi dalam kandungan sudah terbentuk pada usia 5 – 6 bulan, bila pada masa ini diperdengarkan musik ataupun dilakukan pemijatan lembut pada bagian perut akan dapat meningkatkan pertumbuhan intelegensi sang anak.
Fondasi perkembangan intelegensi ditentukan pada masa anak-anak
Sejak bayi dilahirkan, ayah-bunda sudah mempunyai peran penting untuk mengajarkan pengetahuan dasar kepadanya. Kalau saja ayah bunda pada tahap ini dapat membimbing sang anak dengan murah hati, hormat dan penuh kasih sayang, maka bukan saja dapat meletakkan dasar kepribadian yang unik bagi sang anak, bahkan dapat membuat anak memiliki kemampuan belajar dan sikap bergaul yang baik. Dengan demikian, peran ayah bunda bukan hanya membesarkan, bahkan juga memikul tanggung jawab besar sebagai “guru pribadi”.
Para pakar menyatakan, “Anak-anak pada rentang usia 4 sampai dengan 13 tahun, karena belum banyak mengecap asam garam dunia, hatinya masih murni, merupakan masa dengan daya ingat yang paling kuat selama hidupnya. Jika pada masa keemasan ingatan ini memperoleh pendidikan yang baik, akan sangat bermanfaat bagi sepanjang hidupnya.
Sembilan rahasia membuat anak menjadi pandai
Penulis rubik khusus pendidikan, Korey Capozza, menyarankan sembilan cara untuk membina dan meningkatkan IQ (intelligence quotient ) anak.
1. Belajar Musik
Ini merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan pembelajaran otak kanan dengan santai dan mudah. Menurut hasil penelitian Universitas Toronto, pelajaran musik dapat meningkatkan intelligence quotient dan prestasi sekolah seorang anak. Bahkan semakin lama dipelajari, hasilnya semakin jelas.
2. Beri minum Air Susu Ibu
Banyak penelitian ilmiah membuktikan bahwa air susu ibu (ASI) selain menyediakan berbagai macam zat gizi, juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan intelegensi bayi. Seorang bayi yang mengonsumsi ASI selama sembilan bulan secara nyata lebih pandai dari pada seorang bayi yang hanya mengonsumsi ASI selama satu bulan.
3. Tingkatkan kesehatan
Tim peneliti dari University of Illinois telah membuktikan hubungan antara kesehatan dan pelajaran anak di sekolah. Penelitian dari Oppenheimer Funds malah menunjukkan bahwa olah raga berkelompok bukan saja meningkatkan rasa percaya diri, membangun spirit kebersamaan, bahkan dapat memupuk kecakapan memimpin. Delapan puluh satu persen dari para direktris perusahaan pada saat masih kecil, semuanya pernah bergabung dalam suatu kegiatan organisasi.
4. Permainan
Memang ada banyak games yang bisa membuat pemainnya menjadi brutal, nyentrik ataupun malas berpikir. Namun juga ada sejumlah games yang dapat meningkatkan spirit bersosial, kreativitas dan inspirasi, bahkan ada yang dapat melatih anak untuk berpikir dengan bijaksana serta melatih kemampuan membuat rencana. Penelitian di University of Rochester juga menemukan bahwa anak kecil yang bermain games lebih berkemampuan dalam menemukan petunjuk rasa visual dalam belajar.
5. Menolak junk food
Kurangi mengonsumsi makanan berkadar gula tinggi, berpantang berbagai makanan berlemak tinggi dan junk food yang lain. Sebaliknya, banyaklah mengonsumsi makanan sehat bergizi tinggi, ini akan meningkatkan perkembangan intelegensi dan motorik anak, terutama bagi bayi yang belum genap dua tahun, hal ini sangat penting. Misalnya, seorang anak harus mengonsumsi sejumlah zat besi untuk membantu pertumbuhan otak. Kalau kurang jumlahnya, penghantaran impuls syaraf akan melemah.
6. Memupuk rasa ingin tahu
Para pakar mengungkap, ketika orang tua mendorong anak untuk mempunyai pemikiran sendiri, sesungguhnya adalah sedang meng-arahkan mereka pada pentingnya menuntut pengetahuan. Menaruh perhatian yang besar terhadap minat anak, mengenalkan dan mengajarkan ketrampilan baru kepada mereka pada setiap ada kesempatan mendidik di luar rumah, semua ini merupakan cara yang baik sekali guna memupuk dambaan anak untuk menuntut pengetahuan.
7. Membaca
Sejalan dengan kemajuan teknologi, banyak orang yang mengabaikan pentingnya membaca. Membaca merupakan cara meningkatkan intelligence quotient seseorang yang paling langsung dan efektif. Membacakan cerita untuk anak, menjadi anggota perpustakaan dan menambah koleksi buku bacaan semuanya merupakan cara yang baik untuk memupuk minat membaca seorang anak.
8. Makan pagi
Pepatah yang mengatakan burung yang bangun pagi akan mendapatkan makanan bukanlah tanpa dasar. Jauh sejak 1970, penelitian ilmiah menemukan seorang anak yang sarapan pada pagi hari memiliki ingatan yang lebih baik, lebih mampu berkonsentrasi dan juga mampu belajar lebih cepat. Dari pada sama sekali tidak makan pagi, makanlah sepotong kue atau minum segelas susu, hal ini akan sangat membantu dalam belajar.
9. Bermain permainan pengasah otak
Bermain catur, teka-teki silang atau permainan lain dapat merangsang intelegensi. Games Sudoku malah dapat memupuk cara berpikir yang bijaksana dan memupuk kemampuan memecahkan masalah.
Selain hal-hal di atas, pada saat seorang anak masih sangat muda harus sering diajak bercengkrama, mintalah anak mengingat perbendaharaan kata yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari ataupun mintalah anak menghafal, semua ini merupakan jurus piawai untuk membantu anak memupuk intelligence quotient.
Para pakar menyatakan, “Matikan tv, mintalah anak keluar rumah, mendekatkan diri dengan alam dan mengolah tubuh, merupakan salah satu metode terbaik untuk melatih anak menjadi pandai cekatan dan bertubuh sehat.”
Manfaat Punya ANAK CERDAS?
Indikasi bahwa pola asuh yang diterapkan sukses
Bangga, sebagai orang tua yang berhasil
Meningkatkan standar nilai dalam keluarga
Memajukan masyarakat sekitar
Mengapa Gagal Menghasilkan Anak Cerdas?
Pola Asuh Keliru?
MENEKAN Anak untuk Dapat Nilai Tinggi
Terlalu mengarahkan dan mendominasi anak untuk tampil lebih baik
TIDAK ADA STANDAR untuk anak dan orang tua tidak menunjukkan minatnya
TIDAK KONSISTEN dalam mengasuh anak
9 Cara Mendidik Anak Cerdas
1. Pastikan Kebutuhan Anak Terpenuhi
a. Cukup gizinya
b. Anak tidak terlalu lelah
c. Cukup kasih sayang
d. Cukup sarana & pra sarana
2. Bantu Anak Bercita-cita
a. Beri model profesi pada anak
b. Munculkan kebutuhan berprestasi
3. Jeli pada Potensi & Bakat Anak
a. Fisik & Motorik (Olah raga, menari, dll)
b. Kognitif (Bakat akademis; matematika, bahasa, pengetahuan alam, seni, dll)
c. Emosi & Sosial (Paham emosi diri & orang lain, empati, manipulatif)
d. Kreativitas
4. Melatih Potensi & Bakat Anak
a. Mencobakan (beri kesempatan) terlibat berbagai kegiatan
b. Memberi latihan yang cukup
c. Ikutkan lomba, dll
5. Disiplin
a. Ada jadwal belajar
b. Konsisten
6. Tunjukkan Minat pada Aktivitas Anak
a. Tanyakan kegiatannya
b. Dengarkan
c. Diskusi
7. Memberi Model Perilaku yang Tepat
a. Tunjukkan orang tua punya minat belajar
b. Orang tua disiplin
c. Orang tua punya prestasi
8. STOP Membandingkan Anak
Setiap anak unik Punya potensi dan minat yang berbeda
9. Menciptakan Hubungan Penuh Kasih Sayang
a. Mendukung anak (supportif)
b. Penuh kasih
c. Beri penghargaan
d. Bersiap Menjadi Orang Tua Bagi Anak Cerdas
AKHIR-AKHIR ini banyak diiklankan berbagai produk suplemen, baik berupa vitamin dan mineral, suplemen makanan, atau berbagai bahan tradisional yang diklaim dapat meningkatkan kekebalan tubuh melawan berbagai macam penyakit.
Sebagian ada benarnya, tetapi sebagian besar tidak rasional. Oleh karena itu ada baiknya kita memahami apa yang disebut kekebalan tubuh pada manusia yang akan diuraikan secara ringkas pada tulisan ini.
Sistem kekebalan tubuh dalam bahasa kedokteran disebut imunologi. Sistem kekebalan tubuh yang sempurna dapat mencegah berbagai macam organ, termasuk saluran napas, dari berbagai macam infeksi.
Pembagian sistem kekebalan tubuh manusia
Secara garis besar kekebalan tubuh manusia dibagi dua, yaitu:
• Kekebalan tubuh tidak spesifik
Disebut tidak spesifik karena sistem kekebalan tubuh ini ditujukan untuk menangkal masuknya segala macam zat dari luar yang asing bagi tubuh dan dapat menimbulkan kerusakan tubuh/penyakit, seperti berbagai macam bakteri, virus, parasit atau zat-zat berbahaya bagi tubuh.
Sistem kekebalan atau pertahanan tubuh yang tidak spesifik:
1. Pertahanan fisik: Kulit, selaput lendir
2. Kimiawi: Enzim, keasaman lambung
3. Mekanik: Gerakan usus, rambut getar selaput lendir,
4. Fagositosis: Penelanan kuman/zat asing oleh sel darah putih
5. Zat komplemen yang berfungsi pada berbagai proses pemusnahan kuman/zat asing
Kerusakan pada sistem pertahanan ini akan memudahkan masuknya kuman/zat asing ke dalam tubuh. Misalnya, kulit luka, gangguan keasaman lambung, gangguan gerakan usus atau proses penelanan kuman/zat asing oleh sel darah putih (sel leukosit)
• Kekebalan tubuh spesifik
Bila masuknya kuman/zat asing tidak dapat ditangkal oleh daya tahan tubuh yang tidak spesifik, seperti yang telah dijelaskan di atas, maka diperlukan sistem kekebalan tubuh dengan tingkat lebih tinggi atau spesifik.
Ada 2 jenis kekebalan tubuh yang berperan pada kekebalan yang spesifik ini, yaitu: Kekebalan selular dan kekebalan humoral. Kekebalan ini hanya berperan pada kuman/zat asing yang sudah dikenal artinya bila jenis kuman/zat asing tersebut sudah pernah atau lebih dari satu kali masuk ke dalam tubuh manusia.
Gangguan kekebalan Tubuh
Gangguan sistem kekebalan tubuh di bagi dua, yaitu:
• Gangguan kekebalan primer. Penyebabnya tidak diketahui dan telah ada sejak lahir.
• Gangguan kekebalan sekunder, disebabkan faktor lain, misalnya infeksi (AIDS, campak, dan lain-lain), gizi buruk serta penyakit ganas, misalnya kanker, leukemia, obat-obatan misalnya obat yang mengandung hormone kortikosteroid, obat untuk kanker, dan lain-lain.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kekebalan tubuh:
• Infeksi
• Penyakit
• Obat-obatan
• Gangguan gizi
• Usia
Pengobatan gangguan kekebalan tubuh
Bila sudah terjadi gangguan kekebalan tubuh, maka dokter akan memberikan pengobatan melalui beberapa cara yaitu:
1. Isolasi penderita supaya tidak mudah ketularan penyakit infeksi
2. Suplementasi dengan pemberian gamaglobulin (antibodi dari luar), atau pemberian antibiotika bila ada infeksi sekunder
3. Obat-obatan yang merangsang sistem kekebalan tubuh.
4. Mengobati penyakit penyebab gangguan kekebalan tubuh.
Cara mempertahankan kekebalan tubuh
• Pencegahan infeksi
• Pencegahan penyakit ganas
• Hindari obat-obatan tertentu seperti yang disebutkan di atas kecuali dengan resep/pengawasan dokter
• Gangguan gizi
• Pada anak usia muda (bayi dan balita) serta orang usia tua, hindarkan kontak dengan seseorang yang menderita infeksi supaya tidak mudah tertular.
Kesimpulan
Dari uraian diatas dijelaslah manusia adalah makhluk paling sempurna. Oleh Sang Pencipta manusia dibekali sistem kekebalan sangat sempurna, kompleks, dan rumit. Sampai saat ini belum semua ilmu mengenai kekebalan tubuh manusia diketahui seluruhnya, sehingga tidak semua gangguan kekebalan tubuh dapat diobati.
